Penulis : Josse

MALAK, faktahukumntt.com – 14 Februari 2022

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., mengatakan kehadirannya dirinya dalam perayaan Ekaristi dari gereja yang satu ke gereja lainnya untuk memastikan ketersesuaian antara apa yang seharusnya dan kenyataan yang sebenarnya terjadi di tengah masyarakat kabupaten Malaka.

Lanjut Bupati Simon Nahak, dalam ilmu pengetahuan dikenal dengan istilah Das sollen dan Das sein. Das sollen diartikan sebagai apa yang seharusnya terjadi sedangkan das sein adalah kenyataan yang sebenarnya. Ketika terjadi ketidaksesuaian antara das sollen dan das sein, maka disitulah timbul masalah.

“Soal berkeliling ke Gereja, di rantauan pun sering saya lakukan. Oleh karena itu ketika kami dipercayakan rakyat untuk menjadi pemimpin, maka ini salah satu cara mengetahui ketersesuaian antara da sollen dan da sein. Dengan begitu kita mampu menjawab kebutuhan rakyat”, jelas Bupati Simon saat mengikuti Perayaan Ekaristi, Minggu Biasa VI sesuai tradisi Agama Katolik, Minggu (13/2/22).

“Saat kita datang ke Gereja pasti kita jumpai masyarakat (umat) dari berbagai kalangan yang mana kita bisa mengetahui secara pasti kenyataan yang dialami masayarakat dan bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan mereka,” Ungkap Bupati Simon yang kehadirannya didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Maria Martina Nahak, Penjabat Sekda Malaka Silvester Leto dan Pimpinan Perangkat Daerah.