<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>drh Januaria Maria Seran &#8211; Fakta Hukum Malaka</title>
	<atom:link href="https://malaka.faktahukumntt.com/tag/drh-januaria-maria-seran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://malaka.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Malaka</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 May 2024 11:10:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://malaka.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-8-32x32.png</url>
	<title>drh Januaria Maria Seran &#8211; Fakta Hukum Malaka</title>
	<link>https://malaka.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>22 Poktan Malaka Barat Terima Benih Jagung dan Kacang Hijau, Berikut Penjelasan Kadis Pertanian</title>
		<link>https://malaka.faktahukumntt.com/daerah/22-poktan-malaka-barat-terima-benih-jagung-dan-kacang-hijau-berikut-penjelasan-kadis-pertanian/</link>
					<comments>https://malaka.faktahukumntt.com/daerah/22-poktan-malaka-barat-terima-benih-jagung-dan-kacang-hijau-berikut-penjelasan-kadis-pertanian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 May 2024 11:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Nona Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[drh Januaria Maria Seran]]></category>
		<category><![CDATA[Fore Lakateu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://malaka.faktahukumntt.com/?p=13073</guid>

					<description><![CDATA[FAKTAHUKUMNTT.Com, MALAKA &#8211; Pemerintah Kabupaten Malaka dalam hal ini dinas pertanian  dan ketahanan pangan Malaka menyerahkan benih jagung dan benih kacang hijau untuk brand ForeLakateu kepada 22 kelompok tani (poktan) yang tersebar di 10 Desa, Kecamatan Malaka Barat, Kamis (30/05/2023) Kegiatan penyaluran benih kacang hijau dan jagung tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Malaka, Dr. Simon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTAHUKUMNTT.Com</strong>, <strong>MALAKA</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malaka dalam hal ini dinas pertanian  dan ketahanan pangan Malaka menyerahkan benih jagung dan benih kacang hijau untuk brand ForeLakateu kepada 22 kelompok tani (poktan) yang tersebar di 10 Desa, Kecamatan Malaka Barat, Kamis (30/05/2023)</p>
<p>Kegiatan penyaluran benih kacang hijau dan jagung tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH kepada masyarakat penerima manfaat.</p>
<p>Dalam sambutanya, Dr. Simon Nahak, SH. MH menjelaskan bagaimana sikap pemerintah daerah, bekerja keras dalam mensejahterakan masyarakat kabupaten malaka melalui program-program yang dicanangkan.</p>
<p>Bahwa, Ucap SN, Saya selalu katakan bahwa masyarakat hari ini harus dilatih untuk bekerja keras, agar mandiri secara ekonomi bukan dilatih untuk membenci sesama.</p>
<p>Melalui program 3K (kebun, kandang, kolam) yang selalu Saya sampaikan pada setiap kesempatan, adalah program yang benar-benar menuntut masyarakat untuk bekerja keras, meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga, ungkap SN.</p>
<p>Malaka harus punya Brand tersendiri untuk komoditi pertanian yang potensial di Malaka agar kelak hasil pertanan tersebut tidak di klaim oleh daerah lain, dalam pemasaran hasil Pertanian milik petani-petani Malaka. Juga dengan program brand Beras Nona Malaka ini , pemerintah mampu menjamin kepastian harga dan kepastian pasar dari hasil produksi gabah petani di Malaka.</p>
<p>Bahkan, lanjut SN, harga gabah yang di timbang oleh offtaker di tingkat petani berada di harga tertinggi gabah di Malaka, sebelumnya hanya di harga Rp. 2500-3000/ kg gabah , hari ini hasil gabah petani untuk Brand Beras Nona Malaka di hargai dengan Rp. 5.500/kg</p>
<p>Brand itu merk, dan Malaka harus punya merk itu yang berbadan hukum sehingga orang tidak mengambil alih merk itu sampai kapanpun, jelasnya.</p>
<p>Pemerintah terus bekerja untuk kemaslahatan masyarakat kabupaten malaka, ujar SN kepada poktan yang hadir.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://malaka.faktahukumntt.com/daerah/22-poktan-malaka-barat-terima-benih-jagung-dan-kacang-hijau-berikut-penjelasan-kadis-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polemik Brand Beras Nona Malaka dan Hak Paten Oftaker UD Moris Diak, Berikut Penjelasan Kadis drh. Januaria Seran</title>
		<link>https://malaka.faktahukumntt.com/daerah/polemik-brand-beras-nona-malaka-dan-hak-paten-oftaker-ud-moris-diak-berikut-penjelasan-kadis-drh-januaria-seran/</link>
					<comments>https://malaka.faktahukumntt.com/daerah/polemik-brand-beras-nona-malaka-dan-hak-paten-oftaker-ud-moris-diak-berikut-penjelasan-kadis-drh-januaria-seran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 02:34:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Nona Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[drh Januaria Maria Seran]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Ud moris diak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://malaka.faktahukumntt.com/?p=12986</guid>

					<description><![CDATA[FAKTAHUKUMNTT.Com, MALAKA &#8211;  Beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan publik soal Beras Nona Malaka dan Fore Lakateu yang termaktub dalam program SAKTI, termasuk BRAND, dan hak paten UD. Moris Diak, Oftaker beras Nona Malaka. Berikut penjelasan tertulis Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadistanpangan) Kabupaten Malaka, drh.Januaria Maria Seran. Terkait Polemik Kepemilikan Hak Paten UD.Moris Diak-Offtaker [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTAHUKUMNTT.Com, MALAKA</strong> &#8211;  Beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan publik soal Beras Nona Malaka dan Fore Lakateu yang termaktub dalam program SAKTI, termasuk BRAND, dan hak paten UD. Moris Diak, Oftaker beras Nona Malaka.</p>
<p>Berikut penjelasan tertulis Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadistanpangan) Kabupaten Malaka, drh.Januaria Maria Seran.</p>
<p>Terkait Polemik Kepemilikan Hak Paten UD.Moris Diak-Offtaker Beras Nona Malaka</p>
<p>Kadistanpan menjelaskan, Pertama. Mekanisme Penetapan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Rice Milling Unit (RMU) – Mesin Pengolahan Beras</p>
<p>RMU yang berada di Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, bersumber dari Dana Alokasi Khusus  Fisik Tahun  2022, yang di usulkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Malaka.</p>
<p>&#8220;Kriteria CPCL RMU ini antara lain : Penerima RMU dalam bentuk Kelompok Tani atau Gapoktan, Bersedia memanfaatkan, mengelola serta mengoptimalkan bantuan, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan dan merawat bantuan sarana pascapanen yang diterimanya. Penerima bantuan UV Dryer dan RMU mampu menyediakan biaya operasional alsintan pascapanen yang diterima agar dapat menjamin kontiniunitas pasokan bahan baku secara optimal&#8221;, beber Yeni sapaan akrabnya.</p>
<p>Penerima bantuan colour sorter adalah poktan/gapoktan yang memiliki RMU dan telah memproduksi beras dalam kemasan; Usaha pada Poktan tersebut sudah berjalan</p>
<p>Calon Penerima mengusulkan proposal bantuan kepada Tim teknis Dinas Pertanian Kabupaten Malaka melakukan verifikasi usulan untuk semua proposal bantuan yang di usulkan ke Dinas Pertanian kabupaten Malaka</p>
<p>Usulan yang telah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat, selanjutnya ditetapkan sebagai usulan CPCl melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka ke Kementerian Pertanian RI untuk di proses melalui usulan DAK FISIK TA. 2022.</p>
<p>Ini adalah dasar penetapan Poktan UD. Moris Diak menjadi Poktan Penerima Usulan DAK FISIK Berupa 1 (satu) Unit Rice Milling Unit.</p>
<p>Yang kedua, Usulan Hak Paten Brand Beras Nona Malaka Pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian Kabupaten Malaka mengusulkan ke Kementerian Hukum dan HAM Perwakilan Propinsi NTT untuk Pemerintah Kabupaten Malaka memiliki Brand untuk produksi Beras yaitu “ Beras Nona Malaka”, tetapi usulan Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian Kabupaten Malaka ditolak dengan alasan Pemda Malaka harus memiliki BUMD jika ingin memiliki Brand Beras Nona Malaka ini.</p>
<p>Pada Tahun 2022, dilakukan usulan kedua oleh Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian Kabupaten Malaka ke Kementerian Hukum dan HAM Perwakilan Propinsi NTT untuk Kelompok Tani Moris Diak yang adalah Poktan yang memenuhi syarat untuk menerima bantuan melalui Dana DAK Fisik untuk Rice Milling Unit.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://malaka.faktahukumntt.com/daerah/polemik-brand-beras-nona-malaka-dan-hak-paten-oftaker-ud-moris-diak-berikut-penjelasan-kadis-drh-januaria-seran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
