MALAKA, faktahukumntt.com – 12 Desember 2022 

Produksi beras Nona Malaka dalam Program Swasembada Pangan kepemimpinan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H dan Wakil Bupati (Wabup), Louise Lucky Taolin, S. Sos dapat berkelanjutan. Tidak boleh ada lahan yang dibiarkan tidur dan terus diolah untuk menambah luas tanam dalam meningkatkan produksi dan produktivitas.

Bupati Simon dalam sambutannya sesaat sebelum launching beras brand Nona Malaka di Tubaki Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah, Senin (12/12/22) mengatakan terinspirasi dengan potensi tanah kelahirannya yang luas untuk diolah secara maksimal untuk kemakmuran masyarakat.

Dikatakan, Kabupaten Malaka memiliki wilayah cukup potensial yang luas untuk diolah. “Jangan membiarkan lahan tidur. Lebih baik diolah agar menjadi produktif untuk menghasilkan sesuatu. Launching beras brand Nona Malaka dilakukan karena Malaka cukup potensial,” tandas Bupati Simon.

Launching beras brand Nona Malaka dilakukan sebagai bukti atas janji kampanye Pilkada Malaka 2020 silam. “Apa yang dilakukan hari ini, belum tentu sempurna. Namun, harus ada keberanian untuk memulai karena Malaka punya potensi pertanian, kelautan dan perikanan,” jelas Bupati Simon.

Kadis Pertanian Malaka, drh. Januaria Maria Seran dalam laporannya menyebutkan luas tanam padi sawah 5. 269 ha dengan rinciannya yang sudah diolah seluas 5. 181 ha, belum diolah seluas 88 ha dengan produksinya 31. 082 ton dan produktivitasnya 6, 42 ton/ha.

Dikatakan, target tanam musim tanam satu Oktober-Maret periode 2022-2023 seluas 4. 853 ha dengan rincian intervensi APBD Kabupaten Malaka untuk varietas Ciherang seluas 3. 500 ha. Intervensi APBN untuk padi Inpari seluas 200 ha, Cakrabuana seluas 40 ha dan swadaya masyarakat seluas 1. 103 ha. Sehingga, target tanam musim tanam satu seluas 4. 853 ha. 

 

Target produksi musim tanam satu periode Oktober-Maret untuk memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Malaka pada musim tanam satu seluas 4. 853 ha dan musim tanam dua seluas 1. 000 ha dengan produktivitas musim tanam satu 6, 44 ton/ha dan musim tanam dua sebanyak 5, 75 ton/ha. Dengan produksi beras yang dihasilkan sebanyak 23. 246 ton untuk memenuhi konsumsi rumah tangga per kg, per kapita, per tahun sebanyak 112, 88.

“Dan dari target produksi, kita akan surplus beras pada tahun 2023 sebanyak 1. 006 ton,” lanjut Kadis Januaria sambil mengatakan launching beras brand Nona Malaka dapat dilaksanakan saat ini, karena potensi luas tanam lahan dan target produksinya. (Seldy B.)

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.